IHSG Diprediksi Konsolidasi, Mirae Asset Sekuritas Indonesia Sarankan ‘Buy on Weakness’ Saham-saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak konsolidasi di rentang 7.094 hingga 7.157, dan support 7.000, pada perdagangan Rabu (24/4...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak konsolidasi di rentang 7.094 hingga 7.157, dan support 7.000, pada perdagangan Rabu (24/4/2024). Demikian dikemukakan oleh tim riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dalam laporan risetnya yang dipublikasikan hari ini.
“Di tengah penantian keputusan BI Rate pada Rabu ini (24/4), IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang yang terbatas. Sentimen positif datang dari rilis kinerja keuangan perusahaan di 1Q24,” jelas tim riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Pada penutupan perdagangan Selasa (23/4/2024), IHSG berakhir menguat 36,993 poin atau naik 0,52% menjadi 7.110,81), dari penutupan Senin (22/4/2024) di posisi 7.073,820. Aksi rebound atas harga saham 270 dari 783 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Selasa (23/4/2024) berhasil mengangkat IHSG di atas level 7.100. IHSG hari kemarin sempat mencapai level tertinggi harian di 7.165,954 dan terendah di 7.099,842.
Sektor Barang Konsumen Non-Primer dan Keuangan menjadi penggerak indeks dengan saham-saham seperti ACES, MAPA, BBCA dan BMRI. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp167 miliar. Adapun saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain adalah BBRI, TLKM, BBNI dan UNTR.
Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham - saham berikut:
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...