IHSG Diprediksi Naik, Pilarmas Sekuritas Kasih Rekomendasi ‘Beli’ Saham - saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi menguat pada perdagangan saham hari Kamis (8/5/2025). Analisis ini disampaikan oleh Maximilianus N...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi menguat pada perdagangan saham hari Kamis (8/5/2025). Analisis ini disampaikan oleh Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, dalam laporan riset terbaru.
Menurut Maximilianus, secara teknikal IHSG masih berpeluang naik terbatas. “Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 6.700 – 6.980,” ujar Maximilianus.
Pada penutupan perdagangan Rabu (7/5/2025) IHSG kembali ditutup menguat 28,03 poin atau setara 0,41% ke level 6.926. Kenaikan terbesar datang dari sektor bahan baku (basic materials) yang melonjak 2,18%. Di sisi lain, sektor industri (industrials) justru menjadi yang paling lemah dengan penurunan sebesar 0,68%.
Untuk perdagangan hari ini, Pilarmas Investindo Sekuritas, merekomendasikan 'beli' saham – saham berikut:
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...