Incar Dana Rp50 Miliar dari IPO, Begini Potret Kinerja Keuangan Agro Bahari Nusantara 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), calon emiten di bidang budidaya tambak udang berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebanyak...

Incar Dana Rp50 Miliar dari IPO, Begini Potret Kinerja Keuangan Agro Bahari Nusantara 
Bacakan Artikel

Menurut manajemen UDNG, dana hasil IPO sebesar Rp40 miliar akan digunakan untuk setoran modal ke anak usaha, yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS). Sisanya sebesar Rp10 miliar untuk modal kerja perseroan. Sementara dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perseroan.

Sebagai informasi, penjualan bersih perseroan naik sebesar 220,66%, dari Rp1,21 miliar per 30 April 2022 menjadi Rp3,88 miliar per 30 April 2023. Beban pokok naik tipis 2,75%, dari Rp1,82 miliar menjadi Rp1,87 miliar. Meski begitu, perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp2,02 miliar per 30 April 2023. Padahal pada periode sama tahun lalu, perseroan mengalami rugi kotor Rp608,01 juta.

Di tengah kenaikan penjualan, manajemen perseroan berhasil menekan turun beban umum dan administrasi sebesar 14%, dari Rp357,74 juta menjadi Rp307,68 miliar. Ini menyebabkan perseroan mencatat laba oprasi sebesar Rp1,71 miliar per 30 April 2023, dibandingkan periode sama 2022 mengalami rugi operasi Rp965,74 juta. Alhasil, perseroan mampu meraih laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,60 miliar per 30 April 2023. Pada periode sama tahun lalu, perseroan mengalami rugi bersih tahun berjalan Rp965,95 juta.

Sementara total aset perseroan mengalami peningkatan sebesar 110,83%, dari Rp7,20 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp15,18 miliar per 30 April 2023. Adapun total ekuitas meningkat 120%, dari Rp6,39 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp14,06 miliar per 30 April 2023. Sementara total liabilitas bertambah 38,44% menjadi Rp1,12 miliar per 30 April 2023, dari Rp809,19 juta per 31 Desember 2022.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2