Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market FTSE Russell, OJK Tuntaskan Empat Reformasi Transparansi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif hasil asesmen FTSE Russell terbaru. Indonesia bertahan di kategori Secondary Emerging Market. Posisi ini sejajar dengan beberap...

Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market FTSE Russell, OJK Tuntaskan Empat Reformasi Transparansi
Bacakan Artikel

Langkah pertama adalah transparansi data kepemilikan saham di atas 1%. Kedua, penguatan rincian klasifikasi investor menjadi total 39 kategori. Ketiga, kenaikan batas minimum free float menjadi 15%. Hal ini bertujuan mendorong likuiditas pasar yang lebih sehat.

Keempat, implementasi pengumuman High Shareholding Concentration (HSC). Kebijakan ini berfungsi sebagai mekanisme peringatan dini (early warning mechanism) bagi para investor.

Selain empat poin tersebut, pemerintah juga memperkuat transparansi melalui pelaporan Pemilik Manfaat. Aturan ini menyasar pemegang saham dengan kepemilikan 10% atau lebih.

Arah kebijakan ini dinilai sudah sejalan dengan praktik terbaik (best practices) internasional. OJK memandang pengakuan dunia ini merupakan sinyal positif peningkatan kepercayaan investor domestik maupun global.

Ke depan, OJK berkomitmen melanjutkan implementasi reformasi secara konsisten. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasar serta memperkuat perlindungan investor.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: