Inflasi Tokyo Memanas, Bursa Asia Menutup Akhir Pekan dengan Arah Beragam
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Pergerakan pasar saham di kawasan Asia-Pasifik berakhir variatif pada perdagangan hari Jumat (28/11/2025) waktu setempat. Para investor merespons beragam data ekonomi terbaru d...
โLG Chem mengatakan akan memangkas kepemilikannya menjadi sekitar 70% dari level saat ini yang hampir 80%, demi meningkatkan pengembalian pemegang saham,โ demikian laporan terkait langkah korporasi tersebut.
Beralih ke Australia, indeks S&P/ASX 200 ditutup sedikit lebih rendah di angka 8.614,1. Bursa Hong Kong juga mengalami tekanan. Indeks Hang Seng turun 0,34% dan berakhir di level 25.858,89.
Di Tiongkok daratan, indeks CSI 300 berhasil naik 0,25% ke posisi 4.526,67. Saham pengembang properti China Vanke naik 1,12% di bursa Hong Kong. Saham ini mulai bangkit setelah sempat jatuh ke rekor terendah.
Pasar India menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil. Indeks Nifty 50 terpantau datar pada penutupan sesi. Sementara itu, indeks BSE Sensex mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,1%. Investor di sana sedang menanti rilis data PDB kuartal fiskal kedua.
Sentimen global dari Amerika Serikat masih minim pengaruh karena libur pasar. Bursa saham AS tutup pada hari Kamis untuk perayaan Thanksgiving. Nasdaq Composite berpotensi mengakhiri tren kemenangan beruntun selama tujuh bulan terakhir.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%