IPO RI Masih Kalah dari Malaysia, BEI Tetap Pede Kejar Target 50 Emiten Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap optimistis mengejar target pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2026. Hingga saat ini, otoritas bursa tetap memat...

IPO RI Masih Kalah dari Malaysia, BEI Tetap Pede Kejar Target 50 Emiten Baru
Bacakan Artikel

Mengenai perbandingan dengan frekuensi IPO di Malaysia, Jeffrey menekankan perbedaan fokus. Otoritas pasar modal Indonesia saat ini lebih selektif dalam menyaring calon emiten.

"Kita sudah sama-sama sepakat mengutamakan kualitas daripada kuantitas," tegasnya singkat.

Hingga 30 April 2026, terdapat 15 perusahaan dalam antrean (pipeline) pencatatan saham BEI. Berdasarkan klasifikasi aset merujuk POJK Nomor 53/POJK.04/2017, mayoritas calon emiten merupakan perusahaan skala besar.

Rinciannya, 11 perusahaan memiliki aset skala besar di atas Rp250 miliar. Sebanyak 4 perusahaan masuk kategori aset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar. Sementara itu, tidak ada perusahaan dengan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar dalam daftar tunggu tersebut.

Dari sisi sektoral, industri kesehatan, konsumer siklikal, dan konsumer non-siklikal mendominasi antrean dengan masing-masing 3 perusahaan. Sektor infrastruktur dan teknologi menyusul dengan masing-masing 2 perusahaan. Sedangkan sektor energi dan keuangan masing-masing menyumbang 1 perusahaan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: