Jumlah Pemegang Saham BBCA Naik 61 Ribu di Januari 2026, UBO Tetap Hartono Bersaudara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Jumlah pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan pada awal tahun 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, investor bank...

Jumlah Pemegang Saham BBCA Naik 61 Ribu di Januari 2026, UBO Tetap Hartono Bersaudara
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Jumlah pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan pada awal tahun 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, investor bank swasta terbesar di Indonesia ini bertambah puluhan ribu dalam satu bulan.

Hingga akhir Januari 2026, total pemegang saham BBCA mencapai 640.135 investor. Angka ini meningkat sebanyak 61.958 investor dibandingkan posisi Desember 2025 yang tercatat 578.177 investor.

Mengutip keterbukaan informasi yang dipublikasikan Jumat (6/2/2026), PT Dwimuria Investama tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali tunggal dengan kepemilikan di atas 5%. Perusahaan yang berbasis di Kudus ini menguasai 67,72 miliar lembar saham atau setara 54,942%.

Laporan tersebut juga menegaskan Robert Budi Hartonoย danย Michael Bambang Hartono yang sering disebut sebagai Hartono Bersaudara, sebagai penerima manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) atas saham BBCA. Kedua pemilik grup bisnis Djarumย ini mengendalikan kepemilikan mayoritas saham BBCA melalui PT Dwimuria Investama.

Selama lebih dari satu dekade, Hartono Bersaudara secara konsisten dinobatkan sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia oleh Forbes, meskipun belakangan ini posisi tersebut bersaing ketat dengan Prajogo Pangestu.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: