KDTN Jual Aset Rp113,5 Miliar Usai Diakuisisi Investor Hong Kong, Tinggalkan Bisnis Hotel dan Masuk ke Tambang
STOCKWATCH.ID (BOGOR) โ PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) bersiap melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh. Perseroan akan beralih menjadi perusahaan holding seiring rencana masuknya Ruby Mining...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (BOGOR) โ PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) bersiap melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh. Perseroan akan beralih menjadi perusahaan holding seiring rencana masuknya Ruby Mining Hongkong Limited sebagai calon pengendali baru.
Manajemen KDTN menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi strategis Perseroan. Ruby Mining telah menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada 22 April 2026 untuk mengambil alih 86% saham KDTN, atau sebanyak 1.075.000.000 saham, dari para pemegang saham lama.
Sejalan dengan perubahan pengendali, KDTN akan melepas seluruh aset dan unit usaha hotelnya. Perseroan berencana menjual aset tersebut kepada PT Citra Nusantara Perkasa (CNP) dengan nilai transaksi Rp113,5 miliar. Proses pengalihan aset ditargetkan selesai pada kuartal II-2026.
Berdasarkan penilaian independen, nilai pasar aset yang akan dialihkan tercatat sebesar Rp113,21 miliar per 31 Desember 2025. Seluruh karyawan unit hotel nantinya akan mengundurkan diri dari KDTN dan melanjutkan pekerjaan di bawah manajemen CNP.
Di saat yang sama, KDTN juga akan memperluas usahanya ke sektor pertambangan melalui akuisisi 99% saham PT Sherman Mineral Indonesia (SMI). Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai Rp93,061 miliar.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...