Ketegangan Geopolitik Mereda, Harga Minyak Dunia Terpangkas 2%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ€“ Harga minyak dunia merosot sekitar 2% pada akhir perdagangan Kamis (22/1/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (23/1/2026) WIB. Penurunan ini membawa harga minyak ke level ter...

Ketegangan Geopolitik Mereda, Harga Minyak Dunia Terpangkas 2%
Bacakan Artikel

Trump juga menyatakan harapannya agar tidak ada lagi aksi militer AS di Iran. Namun, ia menegaskan AS akan bertindak jika Iran melanjutkan program nuklirnya. Iran saat ini merupakan produsen minyak terbesar ketiga di OPEC.

Tony Sycamore, seorang analis dari broker online IG, menilai kondisi ini positif bagi stabilitas harga. Ia memprediksi harga minyak akan bertahan di kisaran 60 USD per barel seiring berkurangnya ketegangan tersebut.

Sinyal damai dalam perang Rusia-Ukraina turut menekan harga si emas hitam. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyebut ketentuan jaminan keamanan untuk negaranya telah difinalisasi. Langkah ini diharapkan menjadi jalan keluar untuk mengakhiri konflik.

Jika perdamaian tercapai, sanksi terhadap Rusia kemungkinan besar akan dicabut. Hal ini akan meningkatkan pasokan minyak mentah di pasar global. Rusia sendiri menduduki posisi sebagai produsen minyak mentah terbesar ketiga di dunia.

Kabar dari Venezuela juga ikut memengaruhi sentimen pasar. Draft reformasi hukum migas di negara tersebut memungkinkan perusahaan asing mengoperasikan ladang minyak secara mandiri. Peningkatan produksi dari Venezuela diprediksi dapat menurunkan harga minyak lebih lanjut.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: