Kinerja Positif di Kuartal I 2026, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menjadi Salah Satu Tertinggi di G20

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, pada...

Kinerja Positif di Kuartal I 2026, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menjadi Salah Satu Tertinggi di G20
Bacakan Artikel

Dari sisi indikator makroekonomi, pemerintah mencatat sejumlah capaian yang menunjukkan stabilitas ekonomi yang terjaga. Inflasi berhasil ditekan, kepercayaan konsumen tetap tinggi, serta neraca perdagangan terus mencatatkan surplus.

“Kalau secara indikator makro, ini inflasi juga berhasil ditekan di 2,42%, turun dari 3,48% di periode yang lalu, di bulan Maret,” ujar Menko Airlangga.

“Kemudian credit growth di 9,49%, dana pihak ketiga berarti trust dari masyarakat tinggi 13,55%,” paparnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti dinamika aliran modal keluar (capital outflow) yang terjadi di pasar keuangan. Pemerintah bersama otoritas terkait telah mengkaji faktor penyebab serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi.

Lebih lanjut, pemerintah turut menyepakati penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan guna menjaga stabilitas keuangan ke depan, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah. Selain itu, pemerintah juga melaporkan perkembangan regulasi terkait devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan segera diberlakukan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: