Kuartal I 2026, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Catat Pendapatan Rp1,718 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,718 triliun dan Rp1,465 triliun untuk periode tiga bulan yang ber...

Kuartal I 2026, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Catat Pendapatan Rp1,718 Triliun
Bacakan Artikel

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,718 triliun dan Rp1,465 triliun untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026.

Jika triwulan pertama ini disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA Perseroan mencapai Rp6,872 triliun dan Rp5,861 triliun. TBIG memiliki 41.764 penyewaan dan 24.666 sites telekomunikasi per 31 Maret 2026. Hal itu dikemukakan Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG.

Hardi menyampaikan bahwa sites telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 24.558 menara telekomunikasi dan 108 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 41.656, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,70x.

Perseroan mencatat peningkatan yang signifikan dalam buku pesanan kami pada kuartal pertama tahun 2026, dengan penambahan 808 penyewaan bruto ke dalam portofolio kami, yang terdiri dari 599 sites telekomunikasi baru dan 209 kolokasi.

“Meskipun penambahan penyewaan bersih terpengaruh oleh tidak dilanjutkannya kontrak dari XLSmart yang baru saja bergabung, kondisi permintaan yang mendasarinya tetap positif,” ujar Hardi dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: