Laba Bersih Melesat 23,7% pada 2022, PP Presisi Bidik Kontrak Baru Rp7 Triliun Tahun Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan laba bersih konsolidasian secara audit sebesar Rp182 miliar pada 2022. Angka ini meningkat 23,7% dibandingkan sekitar Rp147 miliar realisa...

Laba Bersih Melesat 23,7% pada 2022, PP Presisi Bidik Kontrak Baru Rp7 Triliun Tahun Ini!
Bacakan Artikel

"Seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia dan peningkatan market pada jasa konstruksi dan pertambangan yang didukung oleh kebijakan Pemerintah, PP Presisi terus berupaya dalam meningkatkan positioning Perseroan sebagai main contractor pada jasa konstruksi maupun jasa pertambangan," terang Rully.

Tahun ini, lanjutnya, PP Presisi menargetkan perolehan kontrak baru meningkat 20%-30%. Itu setara dengan Rp6 trilliun hingga Rp7 trilliun. “Dengan peningkatan perolehan kontrak baru pada jasa pertambangan lebih dari 50%. Kontrak-kontrak baru tersebut akan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan dan pertumbuhan perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” tegas Rully.

Posisi keuangan, demikian Arif Iswahyudi, Direktur Keuangan, Manrisk & Legal PP Presisi, juga mengalami penguatan. Itu ditandai dengan peningkatan ratio profitabilitas dimana ratio ROA meningkat dari 2,09% menjadi 2,39% serta ROE meningkat dari 4,9% menjadi 5,8%. Current ratio PP Presisi naik dari 1,16 menjadi 1,29.

“Total asset kami juga meningkat dari Rp7 triliun menjadi Rp7,5 triliun YoY, seiring dengan pembelian alat berat yang digunakan untuk mendukung proyek jasa pertambangan. Namun kami tetap menjaga rasio keuangan kami tetap optimal dengan rasio DER Interest Bearing 0,75,” urai Arif.

Arif berharap, kinerja dan perolehan kontrak baru Perseroan pada segmen usaha jasa pertambangan terus meningkat pada tahun berikutnya. “Dan menjadi sumber recurring income yang dapat meningkatkan pertumbuhan berkelanjutan”, tutup Arif.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2