Stockwatch.id Versi penuh
Finansial

Laba Perusahaan Gas Negara Turun 14,76% pada 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengalami penurunan sepanjang tahun 2023. Emiten pelat merah ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemili...

Oleh Daiz 13 Mar 2024 11:07 1 menit baca

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengalami penurunan sepanjang tahun 2023. Emiten pelat merah ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$278,09 juta.

Realisasi ini turun sebesar 14,76% dari realisasi laba bersih di periode yang sama tahun 2022 yang mencapai US$326,24 juta. Alhasil, laba bersih per saham dasar PGAS turun menjadi US$0,0115 dari sebelumnya US$0,0135.

Melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/3/2024), penurunan laba bersih ini terjadi di tengah kenaikan pendapatan. PGAS membukukan pendapatan bersih senilai US$3,65 miliar, naik 2,24% dari pendapatan di periode yang sama tahun 2022 yakni US$3,57 miliar. Adapun pendapatan PGAS ini berasal dari pihak berelasi dan pihak ketiga masing-masing sebesar US$1,25 miliar dan US$2,40 miliar pada tahun 2023.

Akan tetapi kenaikan beban pokok plebih besar dari peningkatan pendapatan besih, yaitu sebesar 4,30% menjadi US$2,91 miliar, dari US$2,79 miliar. Akibatnya, laba kotor PGAS terkikis 6,02% menjadi US$733,58 juta pada 2023, dari US$780,54 juta pada 2022.

Sementara itu, beban umum dan administrasi PGAS mengalami kenaikan 1,54%, dari US$198,66 juta menjadi US$201,72 juta. Hal ini menyebabkan laba operasi PGAS tergerus sebesar 8,40%, dari US$592,17 juta pada 2022 menjadi US$542,42 juta pada 2023.

Topik terkait
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Bursa Efek Indonesia (BEI) SRO PGAS PGN PT Perushaan Gas Negara Tbk