Laba Rekor Tapi Harga Diskon, Analis Sebut Saham BBCA Peluang Emas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diprediksi segera bangkit setelah mengalami tekanan sejak awal tahun 2026. Meskipun harga sahamnya melorot, bank swasta terbesar di Indo...

Laba Rekor Tapi Harga Diskon, Analis Sebut Saham BBCA Peluang Emas
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diprediksi segera bangkit setelah mengalami tekanan sejak awal tahun 2026. Meskipun harga sahamnya melorot, bank swasta terbesar di Indonesia ini memiliki fundamental yang tetap kokoh dengan pertumbuhan kinerja berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, BCA berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp57,5 triliun. Perolehan tersebut meningkat 4,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp54,8 triliun. Raihan laba raksasa ini bahkan melampaui nilai pasar (market cap) puluhan bank menengah lainnya di bursa.

Namun, harga saham BBCA justru mengalami anomali. Terhitung sejak awal tahun hingga 7 April 2026, saham BBCA sudah merosot 19%. Pada perdagangan Rabu (8/4/2026), posisi saham BBCA masih tertahan di bawah Rp7.000. Pelemahan ini sejalan dengan kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 15,79% secara year to date (YTD).

Rendy Yefta, Pengamat Pasar Modal, menilai situasi ini sebagai sinyal beli yang sangat menarik. Penurunan harga ini dipicu oleh kepanikan sesaat di pasar global serta rotasi sektor, bukan karena masalah internal perusahaan.

"Mengambil BBCA di harga di bawah Rp7.000 ibarat Anda memungut Mercy di showroom dengan harga Avanza," ujar Rendy.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2