Laba Saudi Aramco Melesat 26% ke USD 33,6 Miliar di Tengah Konflik Iran

STOCKWATCH.ID, RIYADH โ€“ Raksasa energi asal Arab Saudi, Saudi Aramco, melaporkan lonjakan laba bersih sebesar 26% secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Capaian ini melampaui estimasi para analis...

Laba Saudi Aramco Melesat 26% ke USD 33,6 Miliar di Tengah Konflik Iran
Bacakan Artikel

CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, memberikan penjelasan terkait peran strategis infrastruktur perusahaan.

"Pipa Timur-Barat kami terbukti menjadi urat nadi pasokan yang kritis dalam memitigasi dampak guncangan energi global," ujar Amin Nasser dalam keterangan resminya, Minggu (10/05/2026).

Kondisi geopolitik turut memicu kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada level Rp 1,62 juta (USD 101,29) per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat berada di level Rp 1,52 juta (USD 95,42) per barel.

Harga minyak Brent tercatat sudah naik 95% sepanjang kuartal pertama. Sejak awal tahun hingga saat ini, harga Brent telah mengalami kenaikan sebesar 67%.

Dari sisi kesehatan keuangan, Aramco melaporkan rasio gearing sebesar 4,8% pada akhir kuartal pertama. Dewan direksi perusahaan juga telah menyetujui pembagian dividen dasar.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: