Luncurkan Kartu Debit Visa Contactless, BTN Optimistis Bakal Dongkrak Transaksi 20%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meluncurkan Kartu Debit BTN Visa Contactless dalam upaya untuk mendorong transaksi dan meningkatkan dana murah. Seiring dengan per...

Luncurkan Kartu Debit Visa Contactless, BTN Optimistis Bakal Dongkrak Transaksi 20%
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meluncurkan Kartu Debit BTN Visa Contactless dalam upaya untuk mendorong transaksi dan meningkatkan dana murah. Seiring dengan perubahan logo, BTN merilis kartu ini dengan desain yang lebih segar dan manfaat yang lebih bermanfaat bagi nasabah.

"Kartu tersebut dapat menjadi solusi di tengah meningkatnya permintaan konsumen akan metode pembayaran yang cepat, mudah, dan aman, serta untuk memperluas layanan perbankan digital yang inovatif," ungkap Jasmin, Direktur Distribution & Institutional Funding BTN, pada saat peluncuran kartu debit di Jakarta Sabtu (9/3).

Menurut Jasmin, acara peluncuran ini merupakan bagian dari euforia rebranding BTN serta sebagai bentuk apresiasi bagi nasabah dan masyarakat. Dia juga menegaskan bahwa inovasi kartu debit contactless ini merupakan bagian dari transformasi digital yang tengah dilakukan oleh BTN. "BTN meluncurkan Kartu Debit BTN Visa Contactless untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas kepada nasabah dalam bertransaksi secara digital, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi saat ini," ujarnya.

BTN optimistis bahwa peluncuran Kartu Debit BTN Visa Contactless akan mendorong pertumbuhan transaksi. "Selama tahun ini, kita optimis transaksi kartu debit bisa tumbuh 18-20% yang ditopang dengan hadirnya fitur contactless," tambah Jasmin. Selama tahun 2023, jumlah transaksi Kartu Debit BTN tumbuh 17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Meskipun tren penggunaan ponsel untuk bertransaksi semakin meningkat, nasabah BTN masih meminati penggunaan kartu debit karena dinilai praktis dan nyaman untuk digunakan. "Umumnya, kartu debit lebih banyak digunakan untuk transaksi dengan nominal lebih tinggi di e-commerce maupun di luar negeri," jelas Jasmin.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: