Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi, Bursa Asia Beragam Usai Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Investor mencermati perkembangan konflik Timur Tengah setelah Presiden Amerika Serikat...

Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi, Bursa Asia Beragam Usai Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran
Bacakan Artikel

Kondisi ini membuat kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance ke Pakistan untuk pembicaraan damai tertunda. Ketidakpastian tersebut memicu kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent sempat berada di level 98,01 USD per barel.

Di Jepang, penguatan Nikkei didorong oleh data perdagangan yang positif. Ekspor Jepang naik selama tujuh bulan berturut-turut hingga Maret 2026. Jepang mencatatkan surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen atau sekitar 4,18 miliar USD.

Saham SoftBank Group Corp menjadi motor penggerak dengan kenaikan hingga 10%. Hal ini terjadi setelah Rene Haas, CEO Arm Holdings, resmi merangkap jabatan sebagai CEO SoftBank Group International per 21 April. Fokus pasar kini tertuju pada rapat kebijakan Bank of Japan pekan depan.

Dari Korea Selatan, produsen cip raksasa SK Hynix mengalami penurunan saham hampir 1%. Perusahaan mengumumkan rencana investasi 19 triliun won atau 12,90 miliar USD untuk pabrik kemasan cip canggih. Harga produsen di negara tersebut juga melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun akibat kenaikan harga minyak.

Di India, saham HCL Technologies anjlok 8,87%. Kinerja keuangan kuartal keempat perusahaan teknologi tersebut meleset dari ekspektasi pasar. Kondisi ini menekan pergerakan indeks Nifty 50 sepanjang sesi perdagangan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: