November 2023, Indeks Pefindo i-Grade Cetak Keuntungan 21,45%.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Pefindo i-Grade mampu mencatatkan kinerja yang impresif. Tercatat hingga 30 November 2022, Indeks PEFINDO i-Grade berada pada level 214,98 atau mencatatkan keuntungan...

November 2023, Indeks Pefindo i-Grade Cetak Keuntungan 21,45%.
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Pefindo i-Grade mampu mencatatkan kinerja yang impresif. Tercatat hingga 30 November 2022, Indeks PEFINDO i-Grade berada pada level 214,98 atau mencatatkan keuntungan (return) sebesar 21,45%.

Persentase tersebut jauh melampaui performa IHSG yang membukukan pengembalian sebesar 7,52%. Kinerja indeks Pefindo i-Grade tersebut merupakan yang terbaik ketiga jika dibandingkan dengan berbagai indeks saham lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hebatnya, kemonceran kinerja Indeks Pefindo i-Grade terjadi ditengah tekanan eksternal yang berasal dari kenaikan agresif suku bunga di berbagai negara maju dan meningkatnya risiko geopolitik global. Sentimen negatif tersebut telah membuat faktor ketidakpastian semakin tinggi.

Untuk diketahui, Pefindo i-Grade merupakan indeks yang mengukur kinerja harga saham dari 30 perusahaan tercatat dengan peringkat investment grade (idBBB- hingga idAAA) dari Pefindo. Adapun Pefindo memilih konstituen indeks melalui sejumlah kriteria yang ketat. Itu antara lain adalah peringkat perusahaan. Yang dipilih merupakan perusahaan penerbit saham sekaligus obligasi/sukuk dan memperoleh peringkat investment grade dari Pefindo (idBBB- hingga idAAA).

Selanjutnya dalam memilih konstituen, Pefindo juga memperhatikan aspek legal. Anggota yang dipilih u merupakan emiten yang tidak memiliki catatan terkait unusual market activity (UMA) dan suspensi selama 2 tahun terakhir. Aspek Ketiga adalah kapitalisasi pasar, di mana menjadi indikasi bagi ukuran perusahaan. Keempat adalah aspek likuiditas, di mana pemilihan memperhatikan jumlah hari aktif perdagangan, rata-rata volume dan nilai transaksi, rata-rata frekuensi perdagangan per hari, dan proporsi saham yang free float pada perusahaan tersebut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2