OJK: Masih Ada 13 Penawaran Umum Dalam Pipeline, Nilainya Rp9,8 Triliun!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar saham Indonesia menunjukkan performa yang semakin solid di tengah gejolak global. Pada kuartal II 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 6,41% secara...
Menurutnya, pasar modal Indonesia juga tetap atraktif bagi penghimpunan dana. "Penghimpunan dana di pasar modal pada triwulan II 2025 masih dalam tren yang positif, tercatat nilai Penawaran Umum mencapai Rp142,62 triliun, di mana Rp8,49 triliun di antaranya merupakan fundraising dari 16 emiten baru," ujar Mahendra.
Selain itu, masih ada 13 pipeline Penawaran Umum dengan nilai indikatif Rp9,80 triliun yang siap masuk bursa dalam waktu dekat.
KSSK juga menyoroti perkembangan Bursa Karbon. Sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 30 Juni 2025, telah tercatat 112 pengguna jasa yang mendapat izin dengan total volume 1.599.322 tCO2e dan akumulasi nilai transaksi mencapai Rp77,95 miliar.
OJK menyatakan terus memantau ketat dinamika eksternal, terutama tensi perdagangan dan geopolitik global. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah potensi lonjakan volatilitas di pasar dan tekanan pada sektor riil.
Mahendra menyebut, โOJK terus mencermati perkembangan pasar saham domestik serta mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan guna menjaga stabilitas sistem keuangan.โ
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...