OJK Ungkap Aset Bank Syariah Capai Rp1.061 Triliun, DPK dan Pembiayaan Kompak Tumbuh Dua Digit

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai industri perbankan syariah nasional tumbuh solid, resilien, dan berkelanjutan. Performa positif ini didorong oleh peningkatan fungsi inte...

OJK Ungkap Aset Bank Syariah Capai Rp1.061 Triliun, DPK dan Pembiayaan Kompak Tumbuh Dua Digit
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai industri perbankan syariah nasional tumbuh solid, resilien, dan berkelanjutan. Performa positif ini didorong oleh peningkatan fungsi intermediasi serta kepercayaan masyarakat yang semakin kuat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan aset industri perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan dua digit. Hingga Maret 2026, total aset tumbuh 10,49% secara year-on-year (yoy) mencapai Rp1.061,61 triliun.

Penyaluran pembiayaan juga menunjukkan tren positif. Nilainya tumbuh 9,82% yoy menjadi Rp716,40 triliun. Angka pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan perbankan nasional.

Kenaikan pembiayaan tersebut ditopang oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Per Maret 2026, DPK perbankan syariah melesat 11,14% yoy menjadi Rp811,76 triliun.

Kontribusi perbankan syariah terhadap sektor riil pun semakin nyata. Hal ini terlihat dari rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) yang terus meningkat hingga mencapai level 87,65%.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2