Pasar Asia-Pasifik Melemah, Kekhawatiran Inflasi AS dan Perlambatan Ekonomi Meningkat
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik kompak melemah pada penutupan perdagangan Senin sore (24/2/2025) waktu setempat. Pasar terseret sentimen negatif dari Wall Street yang mencatatkan kine...
Bacakan Artikel
Australia menjadi satu-satunya pasar yang mencatatkan kenaikan. Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,14% ke 8.308,20, mengakhiri tren penurunan selama lima sesi berturut-turut.
Sementara itu, bursa Jepang libur karena hari raya nasional. Singapura juga merilis data inflasi yang menunjukkan penurunan. Inflasi inti naik 0,8% secara tahunan pada Januari, menjadi yang terendah sejak Juni 2021. Angka ini lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 1,5%.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%