Pasar Fluktuatif Investasi Rawan Boncos, Bahana TCW Berbagi Tips Raup Cuan di Pasar Modal!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Pasar saham cukup fluktuatif saat ini. Bila tak piawai mengatur strategi, bisa-bisa investasi bakal berakhir boncos. Nah, untuk meminimalkan kerugian dalam berinvestasi, PT B...
Tapi bukan berarti obligasi korporasi tidak prospektif. Pasalnya, saat perekonomian secara makro sedang dalam tahap ekspansif, seperti yang dialami Indonesia saat ini, pada umumnya korporasi juga akan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure yang besar untuk membangun pabrik atau meningkatkan kapasitas produksi melalui pembelian mesin-mesin baru. Jadi saat ini, menjadi waktu yang pas untuk memilah obligasi korporasi yang prospektif dan aman”,”terang Emil.
Sedangkan bagi investor yang masih berminat untuk masuk ke pasar saham, dalam tahun politik saat ini, Bahana TCW merekomendasikan untuk memilih saham sektor konsumsi, telekomunikasi, media dan perbankan. Keempat sektor tersebut merupakan sektor berorientasi domestik yang diperkirakan akan tetap tangguh di tengah-tengah perlambatan ekonomi yang terjadi secara global maupun domestik.
Berdasarkan paparan di atas, kami mengantisipasi asset class rotation dari pasar oblligasi ke pasar saham yang memiliki valuasi relatif murah”,”imbuh Emil. Berikut porsi penempatan dana yang disesuaikan dengan profil masing-masing investor:
| Penempatan | Konservatif | Moderat | Agresif |
| Money Market/Pasar Uang | 20 | 15 | 10 |
| Fixed Income /Obligasi | 50 | 35 | 40 |
| Equity/Saham | 30 | 50 | 50 |
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...