Pasar Saham Asia Bergerak Variatif, Investor Masih Cermati Rencana Tarif Trump
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa sore (27/5/2025) waktu setempat. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh reaksi investor yang masih mencerna per...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa sore (27/5/2025) waktu setempat. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh reaksi investor yang masih mencerna perkembangan terbaru soal rencana tarif dari Amerika Serikat terhadap Uni Eropa.
Mengutip CNBC International, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan penundaan penerapan tarif impor sebesar 50% terhadap barang dari Uni Eropa. Kabar ini memberi sedikit ketenangan di pasar global.
Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,51% ke posisi 37.724,11. Indeks Topix juga ikut menguat 0,64% dan berakhir di level 2.769,49.
Di Korea Selatan, indeks Kospi justru terkoreksi 0,27% dan ditutup di 2.637,22. Arah pasar berbalik setelah menyentuh level tertinggi tiga bulan pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil malah naik 0,25% ke 727,11.
Dari China daratan, indeks CSI 300 turun 0,54% dan berakhir di 3.839,40. Namun, data menunjukkan keuntungan industri di China naik 1,4% pada April, lebih tinggi dibanding kenaikan 0,8% di bulan sebelumnya.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%