Pasar Saham Eropa Pecah Rekor, Didukung Kinerja Positif dan Optimisme Perdamaian Ukraina
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa menguat pada penutupan perdagangan Kamis (13/2/2025) waktu setempat.Penguatan ini didorong oleh laporan keuangan yang solid dan harapan baru terhadap perdama...
Pasar juga mendapat dorongan dari kabar bahwa perang Rusia-Ukraina berpotensi segera berakhir. Presiden AS Donald Trump mengklaim telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Kedua pemimpin disebut ingin mencapai kesepakatan damai, dan pembicaraan resmi segera dimulai.
Sementara itu, di pasar Asia-Pasifik, sebagian besar indeks saham bergerak menguat. Perusahaan teknologi Jepang, Sony, melaporkan laba operasional yang lebih tinggi dari perkiraan. Namun, Honda dan Nissan memutuskan membatalkan rencana merger yang sebelumnya dirancang untuk menjadikan mereka produsen mobil terbesar ketiga di dunia.
Di tengah berbagai sentimen ini, investor tetap waspada terhadap kebijakan tarif baru yang kemungkinan akan diumumkan oleh Presiden Trump. Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut hari ini sebagai "hari besar" bagi kebijakan tarif timbal balik. Langkah ini bisa berdampak besar pada hubungan dagang AS dengan berbagai negara, termasuk di Eropa.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%