Pasar Saham Terimbas Uncertainty Global, BEI Siap Luncurkan Short Selling Maret 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan transaksi short selling dan intraday short selling pada kuartal pertama 2025. Jika tidak ada kendala, peluncuran instrumen ke...

Pasar Saham Terimbas Uncertainty Global, BEI Siap Luncurkan Short Selling Maret 2025
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan transaksi short selling dan intraday short selling pada kuartal pertama 2025. Jika tidak ada kendala, peluncuran instrumen keuangan baru ini diperkirakan akan dilakukan pada Maret tahun ini.

โ€œBEI menargetkan peluncuran instrumen ini dalam waktu dekat, kemungkinan sekitar Maret atau awal kuartal kedua tahun ini,โ€ ujar Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Peraturan yang mengatur transaksi short selling sebenarnya telah ada sejak 3 Oktober 2024, yaitu Peraturan Nomor II-H dan III-I. Namun, hingga saat ini, belum ada anggota bursa yang mendapatkan izin untuk melakukan short selling. BEI ย pernah menyebut bahwa sudah ada 19 anggota bursa yang menyatakan minat untuk mendapatkan lisensi short selling.

ย โ€œSaat ini, proses finalisasi izin bagi anggota bursa yang akan menyediakan layanan short selling masih berlangsung,โ€ terang Jeffrey.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyatakan bahwa short selling bertujuan meningkatkan likuiditas pasar dan menciptakan penemuan harga yang adil, terutama saat pasar sedang bearish. Iman menjelaskan, short selling memberikan peluang bagi investor untuk memanfaatkan pasar yang menurun, tidak hanya saat pasar bullish. Di bursa saham lain seperti Malaysia, Thailand, dan Hong Kong, short selling bahkan dapat meningkatkan transaksi harian hingga 17%.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: