Penjualan Tumbuh 35%, Laba Bersih Dharma Satya Nusantara Tembus Rp1,21 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berhasil membukukan laba bersih tahun 2022 sebesar Rp1,21 triliun. Angka itu melesat 63% dibandingkan laba 2021 sebesar Rp739,6 miliar. P...

Penjualan Tumbuh 35%, Laba Bersih Dharma Satya Nusantara Tembus Rp1,21 Triliun
Bacakan Artikel

DSNG mencetak perolehan EBITDA sebesar Rp3,02 triliun, naik 56% dibandingkan EBITDA tahun 2021 sebesar Rp1,94 triliun, dengan margin EBITDA sebesar 31% yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 sebesar 27%. Sementara Core Profit pada 2022 tercatat naik sebesar 73% menjadi Rp1,32 trilliun dari Rp761,8 miliar pada tahun 2021.

Dari sisi operasional, DSNG menghasilkan total produksi TBS sepanjang 2022 mencapai 2,2 juta ton, naik 14% dibandingkan tahun 2021. Kenaikan produksi TBS tersebut mendorong peningkatan produksi dan penjualan CPO tahun 2022 masing-masing tercatat sebesar 640 ribu ton, atau naik 18% dibandingkan produksi dan penjulaan CPO tahun 2021. Harga rata-rata CPO DSNG pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp 11,2 juta per ton, naik 21% dibandingkan harga rata-rata CPO tahun 2021 sebesar Rp 9,2 juta per ton.

Selain itu, DSNG juga mendapatkan kenaikan volume penjualan Palm Kernel Oil (PKO) tahun 2022 sebesar 26% menjadi 39 ribu ton dibanding 31 ribu ton pada tahun 2021. Dimana harga PKO DSNG tahun 2022 juga naik 6% menjadi Rp 17,5 juta per ton, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 16,5 juta per ton. Sementara segmen usaha produk kayu DSNG juga mencatat kinerja operasional yang baik sepanjang tahun 2022, khususnya produk panel. Dimana pada tahun 2022, volume penjualan panel meningkat 6% dengan harga jual rata-rata melonjak 21% menyusul adanya peningkatan permintaan dari Jepang dan strategi mixed product untuk produk panel yang memiliki nilai tambah.

Sementara volume penjualan engineered flooring mengalami penurunan marjinal sebesar 2% menjadi 1,117 juta m2, seiring melambatnya perekonomian Kanada dan Amerika Serikat, namun harga jual ratarata pada tahun 2022 masih lebih tinggi 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2