Stockwatch.id Versi penuh
Finansial

Penjualan Turun 8,53%, Arwana (ARNA) Cetak Laba Rp83,22 Miliar di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp83,22 miliar (Rp11,84 per saham) pada kuartal I...

Oleh John Mbaling 29 Apr 2026 11:50 1 menit baca

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp83,22 miliar (Rp11,84 per saham) pada kuartal I 2026. Hasil ini turun 20,7% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp105 miliar (Rp14,86 per saham) pada kuartal I 2025.

Menurut laporan keuangan ARNA per Maret 2026, dikutip Rabu (29/4/2026), penjualan bersih ARNA terpangkas sekitar 8,53%, yaitu dari Rp690,65 miliar per Maret 2025 menjadi Rp631,75 miliar per Maret 2026.

Seiring penjualan bersih, beban pokok penjualan juga turun 6,09% dari Rp470,22 miliar menjadi Rp441,57 miliar. Meski begitu, laba kotor ARNA tetap terpangkas 13,7% dari Rp220,43 miliar per Maret 2025 menjadi Rp190,18 miliar per Maret 2026.

Setelah dikurangi sejumlah beban, laba usaha ANRA tercatat Rp106,55 miliar per Maret 2026. Hasil ini turun 20,7% dari Rp134,40 miliar per Maret 2025. Perseroan mencatat laba sebelum pajak Rp108,15 miliar, turun 20,3% dari Rp135,69 miliar.

Sementara itu, total aset ARNA naik 2,08% dari Rp2,88 triliun per 31 Desember 2025 menjadi Rp2,94 triliun per 31 Maret 2026. Total liabilitas ARNA turun 1,90% dari Rp949,18 miliar menjadi Rp931,15 miliar. Adapun total ekuitas ARNA naik 4,14% menjadi Rp2,01 triliun per 31 Maret 2026, dari Rp1,93 triliun per 31 Desember 2025.

Topik terkait
Laba Turun Pendapatan turun ARNA Kuartal I 2026 Kinerja keuangan ARNA