Perdagangan Perdana Saham NCKL Naik Rp35!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (10/4/2023). Pada saat pembukaan perdagan...

Perdagangan Perdana Saham NCKL Naik Rp35!
Bacakan Artikel

NCKL memiliki kegiatan usaha utama sebagai perusahaan pertambangan dan hilirisasi nikel. Menurut AME Mineral Economics Pty Ltd ("AME"), berdasarkan ekspektasi produksi volume nikel tambang Perseroan pada tahun 2022, NCKL diharapkan menjadi emiten produsen nikel murni terbesar di Indonesia dibandingkan perusahaan tambang nikel tercatat lainnya.

Perseroan dan Entitas Anak memiliki dan mengoperasikan dua proyek pertambangan nikel laterit aktif. Pertama seluas 4.247,00 hektar di Kawasi yang dioperasikan oleh NCKL dan 1.276,99 hektar di Loji yang dioperasikan oleh GPS. Keduanya terletak di Pulau Obi, provinsi Maluku Utara. Dengan demikian, total luas kawasan pertambangan Perseroan sebesar 5.523,99 hektar.

Selain itu, sampai dengan saat ini, Entitas Anak Perseroan memiliki dua prospek pertambangan nikel yaitu OAM seluas 1.775,40 hektar di Tabuji-Lauwi dan JMP dengan luas 1.884,84 hektar di Jikodolong, dimana keduanya juga terletak di Pulau Obi.

Per tanggal 30 September 2022, sumber daya mineral telah ditentukan dalam deposit yang terletak di dua proyek pertambangan aktif Perseroan, Tambang Kawasi dan Tambang Loji, serta Prospek Jikodolong Perseroan yang sedang dikembangkan.

Sebagai informasi, pendapatan NCKL dari kontrak dengan pelanggan mencapai Rp9,04 triliun selama periode Januari 2022 hingga November 2022. Pencapaian itu naik 17,40% dibandingkan pendapatan NCKL pada periode sama tahun 2021 sebesar Rp7,70 triliun

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: