PGEO Ungkap Empat Proyek Panas Bumi Berpotensi Didanai Bank Dunia Senilai US$613 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengungkapkan, empat proyek panas bumi milik Perseroan berpeluang mendapatkan pembiayaan lembaga keuangan internasional sen...

PGEO Ungkap Empat Proyek Panas Bumi Berpotensi Didanai Bank Dunia Senilai US$613 Juta
Bacakan Artikel

Lembaga multilateral yang berpotensi mendanai proyek PGE itu antara lain adalah seperti World Bank, Asian Development Bank (ADB), Japan Bank for International Cooperation (JBIC), dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Menurut Edwil, pengembangan proyek-proyek ini tidak hanya meningkatkan bauran energi terbarukan nasional, tetapi juga menghadirkan multiplier effects bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi, mulai dari penciptaan lapangan kerja baru hingga bertumbuhnya aktivitas ekonomi lokal.

Dia menambahkan, realisasi proyek-proyek ini diproyeksikan menambah 215 MW kapasitas listrik rendah emisi, yang direncanakan beroperasi secara bertahap mulai tahun 2029 hingga 2032. Hal ini mempertegas komitmen dalam pengembangan potensi 3 GW panas bumi Perseroan.

Edwil menjelaskan, kebutuhan belanja modal untuk proyek Lumut Balai Unit 3 diperkirakan mencapai US$ 305 juta),  dan Lumut Balai Unit 4  memiliki capex US$ 290 juta. Adapun kedua proyek ini  akan memperkokoh klaster pengembangan panas bumi PGE di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Gunung Tiga/Ulubelu Extension  dengan Capex US$227 juta akan menambah pasokan energi bersih di Provinsi Lampung , serta proyek Lahendong Unit 7 - 8 & Binary dengan Capex US$ 274 juta memperluas pengembangan panas bumi di Sulawesi Utara,

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: