Pipeline IPO di BEI Menyusut, Satu Emiten Jumbo Mundur?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perkembangan terbaru terkait pipeline pencatatan saham. Hingga 29 Agustus 2025, ada 7 perusahaan yang bersiap melakukan penawaran umum per...

Pipeline IPO di BEI Menyusut, Satu Emiten Jumbo Mundur?
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perkembangan terbaru terkait pipeline pencatatan saham. Hingga 29 Agustus 2025, ada 7 perusahaan yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta, Senin (01/9/2025), menjelaskan komposisi pipeline berdasarkan aset. Saat ini terdapat empat perusahaan dengan aset skala menengah atau antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Sementara itu, 3 perusahaan masuk kategori skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar. Tidak ada perusahaan skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.

Rinciannya, satu perusahaan berasal dari sektor Basic Materials, satu dari Consumer Non-Cyclicals, satu dari Financials, dua dari Industrials, satu dari Technology, dan satu dari Transportation & Logistic.

Jika melihat distribusi sektor dari perusahaan yang ada dalam pipeline, Industrials menyumbang porsi terbesar dengan 28,6%. Sektor Basic Materials, Consumer Non-Cyclicals, Financials, Technology, serta Transportation & Logistic masing-masing menyumbang 14,3%.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: