Produksi Nikel Vale Indonesia Naik 17,7% pada 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai 70.728 metrik ton pada 2023 , naik 17,7% jika dibandingkan 60.090 metrik ton pada tahun 2022. “Kami sangat bersyukur deng...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai 70.728 metrik ton pada 2023 , naik 17,7% jika dibandingkan 60.090 metrik ton pada tahun 2022.
“Kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Meskipun menghadapi berbagai tantangan di sepanjang tahun, kami berhasil melampaui target produksi untuk tahun 2023. Ini tentu saja merupakan bukti dari dedikasi, komitmen, dan semangat kolaborasi yang tinggi dari seluruh karyawan di Perseroan”, tulis Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur INCO dalam keterangan tertulis, Senin (29/1/2024).
Pada triwulan IV/2023, menurut Febriany, produksi nikel INCO mencapai 19.084 metrik ton, meningkat 6,29% dibanding volume produksi 17.953 metrik ton pada triwulan III/2023.
Febriany mengatakan, kenaikan produk nikel ini adalah hasil dari strategi pemeliharaan yang efektif serta peningkatan kinerja di area tambang dan pabrik pengolahan Perseroan sepanjang tahun. “Faktor ini yang mendorong produksi lebih tinggi dari triwulan ke triwulan pada tahun 2023,” katanya.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%