Ramal IHSG Melemah, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi ‘Beli’ AADI, ESSA, hingga OILS dan ‘Jual’ DAAZ

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Indeks turun 27,282 poin atau menyusut 0,37% ke level 7.3...

Ramal IHSG Melemah, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi ‘Beli’ AADI, ESSA, hingga OILS dan ‘Jual’ DAAZ
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Indeks turun 27,282 poin atau menyusut 0,37% ke level 7.362,117. Angka ini terkoreksi dari penutupan hari sebelumnya di posisi 7.389,399.

Data perdagangan mencatat sebanyak 461 saham mengalami penurunan harga. Sebanyak 211 saham berhasil menguat dan 149 saham lainnya tidak bergerak. Meski indeks merah, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp905 miliar. Akumulasi asing terbesar menyasar saham ADRO, AADI, BMRI, ITMG, dan BBCA.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, RTA RSA AWP., menyebut tekanan pasar berasal dari faktor eksternal. Konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memanas menjadi pemicu utama. Kondisi ini membuat harga minyak mentah melonjak signifikan.

Reza menjelaskan, eskalasi konflik ini meningkatkan kekhawatiran pasar terkait potensi tekanan inflasi global. Risiko pelebaran defisit fiskal serta neraca migas Indonesia juga menjadi perhatian investor. "Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi (sideways) menjelang libur panjang," ujarnya.

Untuk pergerakan hari ini, Jumat (13/3/2026), area support IHSG berada di level 7.200–7.300. Sementara itu, area resistance berada pada rentang 7.400–7.500. Investor perlu mencermati rilis data ekonomi AS. Mulai dari Indeks Harga Inti PCE, Durable Goods Orders, hingga Pertumbuhan Ekonomi (PDB) kuartal IV perkiraan kedua.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2