Ramal IHSG Menguat, Pilarmas Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ Saham ANTM hingga NICL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi laju indeks kom...

Ramal IHSG Menguat, Pilarmas Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ Saham ANTM hingga NICL
Bacakan Artikel

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG dibuka menguat di level 8.357,445. Namun, indeks berakhir melemah 36,146 poin atau turun 0,43% ke level 8.274,081 dari penutupan Rabu (18/2/2026) di posisi 8.310,227. Sektor basic materials tampil paling kuat dengan kenaikan 2,85%, sementara sektor technology merosot 1,16%.

Sentimen domestik datang dari hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Februari 2026. BI memutuskan mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%. Suku bunga Deposit Facility tetap 3,75% dan Lending Facility 5,50%.

Keputusan ini diambil untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak ketidakpastian global. BI fokus mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 pada level 2,5±1% dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kebijakan BI mempertahankan BI-Rate merupakan kebijakan moneter yang terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi,” jelas Maximilianus.

Dari sisi korporasi, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Meski penjualan turun menjadi Rp5,93 triliun, laba bersih perusahaan tumbuh tipis 0,78% menjadi Rp534,24 miliar. Sementara itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi meluncurkan layanan 5G FWA dengan merek Internet Rakyat (IRA) yang menargetkan 5 juta pelanggan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: