RMK Energy Raih Pendapatan Usaha Rp1,8 Triliun per September 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT RMK Energy Tbk (RMKE) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,8 triliun pada kuartal ketiga 2023. Capaian ini mengalami penurunan sebesar 3,4% secara tahunan atau year on...

RMK Energy Raih Pendapatan Usaha Rp1,8 Triliun per September 2023
Bacakan Artikel

Pendapatan dari segmen penjualan batubaraย  terkoreksi sebesar 16,9% YoY pada September 2023. Namun kinerja segmen ini masih ditopang oleh pertumbuhan produksi tambang in house PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE). โ€œTBBE berhasil memproduksi 900,8K MT batubara, atau meningkat sebesar 11,3% YoY dan berkontribusi 53,76% ke total volume penjualan batubara,โ€ jelas Vincent, dalam keteragan pers secara daring, di Jakarta, Kamis (2/11/2023).

Selain didukung oleh pertumbuhan volume batubara in-house, Perseroan juga berupaya mengoptimalkan biaya operasional dengan beban pokok pendapatan penjualan batubara yang turun 12,3% YoY pada 9M 2023.

Pada akhir September 2023 total aset dan liabilitas Perseroan masing-masing sebesar Rp 2,0 triliun (+20,3%) dan Rp556,9 miliar (+18,4%). RMKE juga berhasil meningkatkan ekuitas sebesar 21,1% menjadi Rp1,5 triliun. Dengan posisi keuangan yang lebih sehat, RMKE mempertahankan rasio-rasio keuangan diatas ketentuan kredit dengan DER sebesar 0,38 kali. Kas dari aktivitas operasional juga tumbuh secara signifikan dengan pertumbuhan sebesar 147,2% YoY menjadi Rp162,2 miliar karena kontribusi segmen jasa yang lebih besar pada 9M 2023.

Vincent menyampaikan kinerja Perseroan pada kuartal III 2023 masih menegaskan bahwa Perseroan merupakan Perusahaan yang kompeten di bidang jasa logistik batubara terintegrasi dengan margin laba yang berasal dari segmen jasa dan segmen penjualan batubara masing-masing sebesar 41,7% dan 14,4% hingga September 2023.

โ€œKami yakin tren ini akan terus berlanjut dengan kontribusi laba yang lebih besar dari segmen jasa batubara seperti kinerja Perseroan pada masa sebelum. Walau di tengah normalisasi harga batubara, Perseroan masih dapat mencetak kinerja operasional dan finansial yang terus bertumbuh dan secara rata-rata telah mencapai 64% target tahun 2023 pada YTD 9M 2023. Manajemen masih melihat prospek yang jauh lebih baik di kuartal terakhir tahun ini dengan cuaca yang lebih mendukung, kondisi geopolitik yang tidak pasti saat ini, musim dingin pada akhir tahun serta harga batubara yang cenderung stabil.โ€ kata Vincent.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: