Santoso Kartono Resmi Jabat Presiden Komisaris, Merdeka Gold Resources Restui Aksi Korporasi Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 10 Desember 2025. Rapat tersebut menghasilkan dua keputusan penting...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 10 Desember 2025.
Rapat tersebut menghasilkan dua keputusan penting bagi masa depan perusahaan. Salah satu sorotan utama adalah perubahan susunan Dewan Komisaris. Para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Hardi Wijaya Liong dari kursi Presiden Komisaris.
Posisi pucuk pimpinan pengawas perusahaan kini resmi diduduki oleh Santoso Kartono. Beliau diangkat sebagai Presiden Komisaris yang baru. Masa jabatannya berlaku efektif sejak penutupan rapat ini hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tahun 2030 mendatang.
Keputusan ini diambil melalui mekanisme pemungutan suara yang dominan. Sebanyak 11.263.261.881 suara atau setara 98,0237486% menyatakan setuju atas pergantian ini. Hanya sebagian kecil suara yang menyatakan abstain atau tidak setuju.
Pihak manajemen menuangkan keputusan tersebut dalam risalah resmi rapat.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...