SCMA Kekurangan 4,45% untuk Penuhi Aturan Free Float, Kendali Tetap di Tangan Eddy K. Sariaatmadja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatat porsi kepemilikan saham publik (free float) sebesar 10,55% hingga akhir April 2026. Dengan angka tersebut, emiten media yang mengelol...

SCMA Kekurangan 4,45% untuk Penuhi Aturan Free Float, Kendali Tetap di Tangan Eddy K. Sariaatmadja
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatat porsi kepemilikan saham publik (free float) sebesar 10,55% hingga akhir April 2026. Dengan angka tersebut, emiten media yang mengelola stasiun televisi SCTV dan Indosiar ini belum memenuhi ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 15% bagi perusahaan yang tercatat di Papan Utama.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, jumlah saham free float SCMA mencapai 7.801.664.040 lembar atau sekitar 7,80 miliar saham. Persentase tersebut sedikit menurun dibanding posisi akhir Maret 2026 yang tercatat sebesar 10,56%.

Sesuai ketentuan BEI, perusahaan tercatat di Papan Utama wajib memiliki saham free float sekurang-kurangnya 50 juta lembar dan sedikitnya 15% dari total saham tercatat. Meski jumlah saham publik SCMA telah melampaui batas minimal, persentasenya masih kurang 4,45% untuk memenuhi ketentuan tersebut.

Dalam laporan tersebut, perseroan juga mengungkapkan pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO), yakni Eddy K. Sariaatmadja. Ia mengendalikan SCMA secara tidak langsung melalui PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek).

Hingga 30 April 2026, Emtek menguasai 74,42% saham SCMA atau sebanyak 55,05 miliar lembar saham. Selain itu, SCMA juga memiliki saham tresuri sebanyak 10,46 miliar lembar atau setara 14,15% dari total saham.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: