Sempat Dihentikan karena Naik Tajam, Perdagangan Dua Saham Ini Kembali Dibuka BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) mulai sesi I perdagangan Kamis...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) mulai sesi I perdagangan Kamis (23/10/2025).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan pencabutan suspensi dilakukan setelah pihak bursa melakukan penilaian terhadap ย perdagangan kedua saham tersebut. โSuspensi atas perdagangan saham GLOB dan WAPO di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 23 Oktober 2025,โ ujarnya, dikutip Kamis (23/10/2025).
Kedua saham ini sebelumnya dihentikan sementara pada Rabu (22/10/2025) setelah mengalami lonjakan harga signifikan. BEI mencatat saham WAPO pada perdagangan Selasa (21/10/2025) melonjak 24,79% ke harga Rp292 dari Rp234 per saham. Total transaksi mencapai 115,7 juta saham dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp362,34 miliar.
Harga saham WAPO kini berada di posisi tertinggi sepanjang tahun setelah sempat anjlok ke level Rp103 pada April lalu.
Sementara itu, saham GLOB juga menguat 9,32% ke posisi Rp129 dari sebelumnya Rp118 per saham. Volume perdagangan tercatat sebanyak 60 ribu saham dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp143,33 miliar. Sepanjang tahun ini, harga saham GLOB telah bergerak dari level terendah Rp41 hingga mendekati rekor tertinggi di Rp129 per saham.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...