Sentimen Global Tekan Pasar Modal Domestik, IHSG Rontok 19,4%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Ari Rizaldi, Director Treasury & International Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengemukakan, sentimen global memberikan dampak negatif pada pasar domestik ba...

Sentimen Global Tekan Pasar Modal Domestik, IHSG Rontok 19,4%
Bacakan Artikel

Negosiasi perang antara AS dan juga Iran masih belum menghasilkan kesepakatan. Konflik AS dan Iran ini telah mendorong harga minyak yang meningkat hingga di atas US$100 per barel. โ€œKenaikan harga energi ini tentu saja menyebabkan risiko inflasi global yang meningkat," ujar Ari.

Kondisi pasar yang tidak menentu diprediksi akan membuat bank sentral di berbagai negara mengambil kebijakan untuk menunda pemangkasan suku bunga acuan. Berdasarkan data konsensus saat ini, suku bunga di AS diperkirakan akan tetap bertahan di level 3,75%, setidaknya hingga tahun 2027.

"Kita lihat, volatilitas di pasar keuangan global juga semakin tinggi akibat sentimen terganggunya pasokan minyak dunia. Situasi ini juga memicu respon Bank Sentral Global untuk menunda penurunan suku bunga. Konsensus pasar per hari ini kita lihat, probabilitas suku bunga AS akan tetap bertahan pada 3,75% hingga tahun 2027. Krisis ini ini mendorong bank sentral AS menahan suku bunga di level 3,75%," katanya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: