Sentuh ARA Saat Melantai di BEI, Begini Prospek Bisnis dan Kinerja Sumber Mineral Global Abadi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Harga saham PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/1/2024) langsung menyentuh auto rejec...

Sentuh ARA Saat Melantai di BEI, Begini Prospek Bisnis dan Kinerja Sumber Mineral Global Abadi
Bacakan Artikel

Julius, menegaskan fokus Perseroan pada pengembangan perdagangan nikel dan batubara untuk pasar domestik Indonesia, serta pengembangan produksi batu gamping pada kuartal I tahun 2024. "Sehubungan dengan tingginya permintaan batu gamping di wilayah Morowali Utara, Perseroan memutuskan untuk mengakuisisi dan mengembangkan tambang batu gamping di wilayah tersebut." Tambahnya.

PT Victoria Sekuritas Indonesia bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam IPO Perseroan. Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia, R.A. Wisnu Widodo, menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan dan prospek usaha Perseroan ke depan di bidang Perdagangan Nikel dan Batubara.

"Indonesia sebagai negara produsen nikel terbesar di dunia memiliki posisi yang diuntungkan dalam perkembangan tren industri kendaraan listrik. Selain itu, Indonesia sebagai produsen batubara ketiga terbesar di dunia masih memiliki prospek yang kuat," terangnya.

Selama periode penawaran umum yang berlangsung selama 3 hari, Perseroan berhasil mendapatkan sambutan luar biasa dari investor Pasar Modal. Saham IPO SMGA mengalami oversubscribed sebanyak 23,52x atau 156,77x dari porsi pooling.

Sebagai informasi, penjualan bersih SGMA meningkat 17,65%, dari Rp95,33 miliar per Juli 2022 menjadi Rp112,16 miliar per Juli 2023. Meski beban pokok bertambah 14,48% dari Rp88,65 miliar menjadi Rp101,49 miliar, laba kotor SGMA tetap meningkat sebesar 59,73%, dari Rp6,68 miliar menjadi Rp10,67 miliar per Juli 2023.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: