Suspensi Dicabut, Saham RLCO Cs Resmi Bisa Diperdagangkan Lagi Mulai Besok
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan lampu hijau bagi perdagangan saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). Otoritas bursa memu...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan lampu hijau bagi perdagangan saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO). Otoritas bursa memutuskan untuk mencabut status penghentian sementara (suspensi) kedua saham ini.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan pengumuman tersebut. Keputusan ini diambil berdasarkan penilaian bursa. Informasi ini dikutip dari keterbukaan informasi bursa pada Kamis (29/1/2026).
Pencabutan suspensi ini berlaku efektif mulai perdagangan sesi I hari Jumat, 30 Januari 2026. Investor kini dapat kembali melakukan transaksi saham SIPD dan RLCO. Perdagangan dibuka kembali baik di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
"Suspensi atas perdagangan saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 30 Januari 2026," tegas Yulianto.
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham SIPD sejak sesi I tanggal 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Bursa merasa perlu melindungi investor dari pergerakan harga yang tidak wajar.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...