Tensi AS-Iran Memanas, OPEC+ Putuskan Tak Ubah Produksi Minyak

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ€“ Harga minyak dunia ditutup sedikit melemah pada akhir perdagangan Jumat sore (30/1/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (31/1/2026) WIB. Meski turun tipis, harga si emas hita...

Tensi AS-Iran Memanas, OPEC+ Putuskan Tak Ubah Produksi Minyak
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ€“ Harga minyak dunia ditutup sedikit melemah pada akhir perdagangan Jumat sore (30/1/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (31/1/2026) WIB. Meski turun tipis, harga si emas hitam tetap bertahan mendekati level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent turun 0,02 USD atau 0,03%. Harga minyak acuan global ini ditutup pada level 70,69 USD per barel di London ICE Futures Exchange. Level ini tidak jauh dari posisi tertinggi enam bulan di angka 71,89 USD yang tercapai pada Kamis lalu.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) jatuh 0,21 USD atau 0,32%. Minyak WTI berakhir pada posisi 65,21 USD per barel di New York Mercantile Exchange. Penurunan harga ini terjadi di tengah spekulasi pasar mengenai potensi kelebihan pasokan pada tahun 2026 mendatang.

Menanggapi situasi pasar, aliansi produsen minyak OPEC+ mengadakan pertemuan pada hari Minggu. Kelompok ini sepakat untuk tidak mengubah tingkat produksi minyak untuk bulan Maret. Keputusan ini tetap mempertahankan kebijakan sebelumnya yang membekukan rencana kenaikan produksi.

Langkah tersebut diambil karena konsumsi minyak dunia cenderung melemah secara musiman pada awal tahun. Delapan negara utama OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, sebelumnya sempat menaikkan kuota produksi sebesar 2,9 juta barel per hari hingga akhir 2025. Namun, rencana peningkatan untuk periode Januari hingga Maret 2026 akhirnya ditangguhkan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: