Timah (TINS) Bidik Pendapatan Rp12,26 Triliun pada 2025, Naik 12,89%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Timah Tbk (TINS) membidik pendapatan Rp12,26 triliun pada 2025, naik 12,89% dari realisasi pendapatan sebesar Rp10,86 triliun pada 2024. Hal itu dikemukakan Rend...

Timah (TINS) Bidik Pendapatan Rp12,26 Triliun pada 2025, Naik 12,89%
Bacakan Artikel

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Timah Tbk (TINS) membidik pendapatan Rp12,26 triliun pada 2025, naik 12,89% dari realisasi pendapatan sebesar Rp10,86 triliun pada 2024. Hal itu dikemukakan Rendi Kurniawan, Sekretaris Perusahaan TINS.

Perseroan memperkirakan laba bersih hingga akhir tahun ini Rp1,10 triliun, lebih rendah 7,56% dari realisasi laba TINS di tahun 2024 yang mencapai Rp1,19 triliun.

Rebdi menyampaikan, sampai dengan September 2025, harga rata-rata logam timah CSP di LME naik 12,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$32.128,07 per ton. Sedangkan harga 3-month naik 12,50% menjadi $32.199,22 per ton.

“Berdasarkan data Bloomberg, perkiraan harga timah pada tahun 2025 berkisar antara USD32.254/ton hingga USD34.000/ton. Aktivitas manufaktur elektronik, yang merupakan pendorong utama permintaan timah diperkirakan akan menguat pada tahun 2025,” katanya dalam materi public expose insidential, dikutip Rabu (15/10/2025).

Rendi mengemukkan, volume penjualan logam TINS tercatat 9.519 metrik ton selama periode Januari 2025 sampai dengan September 2025. Realisasi ini turun 29% dari 13.441 metrik ton pada periode yang sama tahun 2024. Manajemen TINS membidik volume penjualan logam sebanyak 19.065 metrik ton pada 2025, naik 8,9% dari 17.507 metrik ton pada 2024.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2