Trump Ancam China Lagi, Bursa Eropa Kompak Rontok!

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (10/10) waktu setempat. Tekanan datang setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancam...

Trump Ancam China Lagi, Bursa Eropa Kompak Rontok!
Bacakan Artikel

Sementara itu, ada beberapa saham yang masih bergerak positif. Perusahaan energi asal Finlandia, Wartsila, naik 3,6% setelah mengumumkan proyek ekspansi pembangkit listrik bersama Delta P dari Filipina, anak usaha Vivant Corporation. Saham Jyske Bank asal Denmark juga menguat setelah menaikkan proyeksi laba bersih tahunannya menjadi 4,9 miliarโ€“5,3 miliar krona Denmark atau sekitar US$760 jutaโ€“US$820 juta, dari sebelumnya 3,8 miliarโ€“4,6 miliar krona.

Namun, saham-saham pertahanan justru anjlok. Saham Hensoldt Jerman merosot 5,3%, Renk turun 4,5%, dan Leonardo dari Italia jatuh 4,6%.

Tekanan tambahan muncul dari kabar soal Komisi Eropa yang akan menindak aturan โ€œgolden powerโ€ Italia. Aturan ini memungkinkan pemerintah Roma membatasi akuisisi bank asing, seperti yang dialami UniCredit saat mencoba membeli Banco BPM. Saham UniCredit pun ditutup turun 1,8% setelah sempat menguat.

Sumber yang dekat dengan proses tersebut mengatakan kepada CNBC, โ€œUni Eropa sedang menyiapkan langkah hukum terhadap Italia, dan keputusan lanjutan diperkirakan keluar bulan depan.โ€ Kasus serupa sebelumnya juga terjadi di Spanyol ketika Komisi Eropa meminta pemerintah setempat menyesuaikan aturan perbankan terkait penawaran BBVA untuk Banco Sabadell.

Selain isu perdagangan dan politik, investor juga menyoroti data kepercayaan konsumen Swiss yang turun pada September. Penurunan terjadi setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif sebesar 39% terhadap produk asal Swiss pada Agustus. Bank Sentral Swiss menyebut tarif itu sebagai โ€œtantangan besarโ€ dalam rapat kebijakan bulan lalu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: