Trump Ubah Kebijakan Tarif, Bursa Asia Jadi Galau
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin sore (7/7/2025) waktu setempat. Indeks Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Tru...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin sore (7/7/2025) waktu setempat. Indeks Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengubah jadwal pemberlakuan tarif impor.
Mengutip CNBC International, Trump memastikan tarif โresiprokalโ yang pertama kali diumumkan April lalu akan mulai berlaku pada 1 Agustus. Kebijakan ini ditujukan bagi negara-negara yang belum menyepakati kesepakatan dagang dengan AS.
Dalam pernyataan terpisah pada Minggu waktu setempat, Trump menambahkan tarif tambahan sebesar 10% akan dikenakan untuk negara-negara yang dianggap โsejalan dengan kebijakan anti-Amerika dari BRICS.โ Ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal kriteria penilaian tersebut.
Pernyataan ini muncul saat negara-negara BRICS menggelar pertemuan selama dua hari di Rio de Janeiro, Brasil.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyebut tarif dari April akan tetap ditegakkan mulai 1 Agustus bagi negara yang belum mencapai kesepakatan. Ia menegaskan tanggal tersebut bukanlah tenggat baru, namun memberi waktu tambahan bagi mitra dagang untuk menegosiasikan ulang syarat-syarat tarif.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%