Waduh! Wall Street Longsor Berjamaah, Dow Rontok 816 Poin Gara-Gara Dua Hal Ini!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street kompak ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu (21/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (22/5/2025) WIB. Kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerinta...

Waduh! Wall Street Longsor Berjamaah, Dow Rontok 816 Poin Gara-Gara Dua Hal Ini!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) Wall Street kompak ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Rabu (21/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (22/5/2025) WIB. Kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah dan kekhawatiran defisit anggaran membuat investor panik dan buru-buru melepas saham.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York) anjlok 816,8 poin atau turun 1,91% ke level 41.860,44. Indeks S&P 500 (SPX) 500 turun 95,85 poin atau 1,61% dan berakhir di level 5.844,61. Sementara itu, Indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, melemah 270,07 poin atau 1,41% menjadi 18.872,64.

Pelemahan ini dipicu lonjakan imbal hasil obligasi jangka panjang AS. Yield obligasi 30 tahun melonjak ke level 5,09%, tertinggi sejak Oktober 2023. Yield obligasi acuan 10 tahun juga naik ke level 4,59%.

Para pelaku pasar semakin cemas karena rencana undang-undang anggaran baru dinilai bisa makin membebani defisit negara yang sudah besar. Kekhawatiran meningkat setelah lelang obligasi 20 tahun di sesi sore berlangsung buruk. Ini mengindikasikan minat investor terhadap surat utang AS mulai menurun.

Sam Stovall, Kepala Strategi Investasi CFRA Research, mengatakan bahwa pasar khawatir terhadap arah kebijakan fiskal AS.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: