Wall Street Berakhir Beragam, Dow Jones Rontok 350 Poin. Ini Penyebabnya!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Senin (21/10/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (22/10/2024) WIB. Pasar saham Amerika Serikat kembali mendapat...

Wall Street Berakhir Beragam, Dow Jones Rontok 350 Poin. Ini Penyebabnya!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Senin (21/10/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (22/10/2024) WIB. Pasar saham Amerika Serikat kembali mendapat tekanan besar setelah mencatatkan reli selama tiga hari berturut-turut.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS anjlok 344,31 poin atau sekitar 0,8%, menjadi 42.931,60. Indeks S&P 500 (SPX) turun tipis 10,69 poin atau 0,18% mencapai 5.853,98. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) justru naik tipis 50,45 poin atau 0,27% menyentuh level 18.540,01.

Penurunan tajam ini disebabkan oleh lonjakan yield obligasi 10 tahun yang naik hampir 12 basis poin, mencapai 4,19%. Kenaikan yield ini memicu kekhawatiran bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama dari yang diperkirakan, yang bisa memperlambat pemulihan ekonomi.

Saham di sektor konsumen dan konstruksi terkena dampak paling parah. Saham Target jatuh 3,8%, Builders FirstSource anjlok 5,2%, dan Lennar turun 4,4%. "Kenaikan yield obligasi menunjukkan bahwa investor semakin yakin kalau The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama," kata Sam Stovall, Kepala Strategi Investasi di CFRA.

Kondisi semakin diperburuk oleh kekhawatiran terhadap inflasi. Banyak yang meragukan apakah target inflasi 2% bisa tercapai dalam waktu dekat. "The Fed mungkin akan kesulitan menekan inflasi ke level target tahun depan," tambah Stovall.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2