Wall Street Berakhir Beragam! S&P 500 dan Nasdaq Rontok, Upaya Rebound Gagal
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdahangan Senin (24/2/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (25/2/2025) WIB. Upaya rebound setelah kejatuhan besar di akhir peka...
Data ekonomi AS yang mengecewakan makin memperburuk sentimen. Indeks aktivitas jasa turun, sementara indeks kepercayaan konsumen dari University of Michigan lebih rendah dari perkiraan.
Pekan ini, investor menanti laporan keuangan perusahaan besar. Home Depot dan Lowe’s akan merilis laporan kinerja pada Selasa dan Rabu. Nvidia, yang masih menjadi saham dengan kapitalisasi besar, juga akan merilis laporan keuangannya pada Rabu malam.
Data inflasi AS juga jadi sorotan. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang jadi acuan utama Federal Reserve, akan dirilis Jumat. Data ini penting untuk melihat apakah inflasi benar-benar melonjak di awal 2025, mengingat laporan inflasi sebelumnya seperti CPI dan PPI menunjukkan kenaikan tajam.
Meski begitu, analis memperkirakan The Fed belum akan mengambil keputusan terkait suku bunga dalam enam bulan ke depan. Investor pun masih harus bersiap menghadapi volatilitas tinggi di pasar.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%