Wall Street Ditutup Menguat, Investor Galau Gara-Gara Sikap The Fed dan Isu Perang Dagang

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street kembali menguat meski sempat bergerak naik turun pada penutupan perdagangan Rabu (7/5/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (8/5/2025) WIB, Pelaku pasar masih menc...

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Galau Gara-Gara Sikap The Fed dan Isu Perang Dagang
Bacakan Artikel

Pernyataan tersebut muncul di tengah kekhawatiran baru soal potensi perang dagang global. Kenaikan harga akibat tarif bisa membuat target inflasi 2% The Fed semakin sulit tercapai.

Ketua The Fed Jerome Powell juga menyoroti dampak tarif. Dalam konferensi pers, ia menyebutkan, “Jika kenaikan tarif yang besar tetap berlaku, hal ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan inflasi jangka panjang, dan menaikkan tingkat pengangguran.”

David Kelly, Chief Global Strategist JPMorgan Asset Management, menilai sikap The Fed kali ini cukup keras. Ia mengatakan dalam wawancara dengan CNBC, “Ini peringatan untuk pemerintahan. Kalau dibaca di antara barisannya, ‘Kebijakan kalian bikin inflasi dan pengangguran naik.’ Ini pernyataan yang agak hawkish. Mereka bilang, ‘Kami tidak akan buru-buru turunkan suku bunga karena ada risiko di dua sisi mandat kami dan kami belum tahu harus ambil langkah apa.’”

Di sisi lain, saham Nvidia naik 3% setelah laporan Bloomberg menyebutkan bahwa pemerintahan Trump akan mencabut pembatasan chip AI era Biden. Langkah ini mendorong optimisme di sektor teknologi.

Namun, tekanan juga datang dari saham-saham besar lainnya. Saham Alphabet anjlok sekitar 7%, sedangkan Apple turun sekitar 1%.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: