Wall Street Membara, Indeks Dow Jones Tumbang Hampir 600 Poin

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Kamis sore (5/2/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (6/2/2026) WIB. Investor memil...

Wall Street Membara, Indeks Dow Jones Tumbang Hampir 600 Poin
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Kamis sore (5/2/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (6/2/2026) WIB. Investor memilih sikap menghindari risiko. Hal ini memicu aksi jual besar-besaran pada sektor teknologi dan bitcoin.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York merosot 592,58 poin atau 1,20% ke level 48.908,72. Indeks S&P 500 (SPX) juga kehilangan 1,23% dan berakhir di posisi 6.798,40. Penurunan ini membuat S&P 500 masuk ke zona negatif untuk sepanjang tahun 2026. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, anjlok 1,59% menjadi 22.540,59.

Saham Alphabet menjadi sorotan terbaru dari kelompok โ€œMagnificent Sevenโ€ yang melaporkan hasil kinerja. Perusahaan memproyeksikan kenaikan tajam belanja modal untuk kecerdasan buatan (AI). Rencana belanja hingga USD 185 miliar pada 2026 ini membuat sebagian investor khawatir. Saham Alphabet pun terkoreksi 0,5%.

Sebaliknya, saham Broadcom naik hampir 1% merespons rencana belanja Alphabet tersebut. Di sisi lain, saham Qualcomm tertekan dan merosot lebih dari 8%. Hal ini terjadi setelah perusahaan mengeluarkan perkiraan kinerja yang lemah akibat kekurangan memori global.

Stephen Tuckwood, Director of Investments di Modern Wealth Management, memberikan analisanya. Ia melihat besarnya anggaran belanja perusahaan teknologi sebagai hal yang wajar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: