Wall Street Membara, S&P 500 dan Nasdaq Pecahkan Rekor Baru!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street menguat berjamaah pada penutupan perdagangan Rabu (10/7/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (11/7/2024) WIB. Pasar saham Amerika Serikat (AS) itu berhasil menguk...

Wall Street Membara, S&P 500 dan Nasdaq Pecahkan Rekor Baru!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) Wall Street menguat berjamaah pada penutupan perdagangan Rabu (10/7/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (11/7/2024) WIB. Pasar saham Amerika Serikat (AS) itu berhasil mengukir sejarah baru. Untuk pertama kalinya, S&P 500 tembus di atas 5.600. Ini adalah rekor ke-37 tahun 2024 untuk S&P 500. Indeks Nasdaq Composite juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Indeks ini sukses menorehkan rekor ke-27.

Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS menambah 429,39 poin, atau 1,09%, mencapai 39.721,36. Demikian pula dengan Indeks S&P 500 (SPX), melonjak 56,93 poin atau 1,02% menjadi 5.633,91. Indeks komposit Nasdaq (IXIC), juga naik 218,16 poin atau 1,18% menyentuh 18.647,45.

Saham semikonduktor menjadi pemenang terbesar hari ini. Taiwan Semiconductor naik 3,5% setelah pendapatan dari April hingga Juni melampaui perkiraan Wall Street. Saham Qualcomm naik 0,8%, dan Broadcom naik sekitar 0,7%. Nvidia, yang terkenal dengan teknologi kecerdasan buatan, naik 2,7%.

Investor sedang menunggu data inflasi baru yang akan dirilis pada Kamis. Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Juni ini diharapkan dapat memberikan petunjuk baru mengenai kebijakan suku bunga dari Federal Reserve. Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan komentar yang membangkitkan harapan investor akan pemotongan suku bunga pada paruh kedua tahun ini.

“Ada beberapa hal di luar sana yang tampak agak berlebihan, tetapi belum ada indikasi bahwa pendapatan teknologi besar tidak dapat mendukung valuasi tersebut,” kata Scott Welch, kepala investasi di Certuity. “Penting untuk diingat bahwa tujuh hingga sepuluh saham menyumbang 30% hingga 40% dari kapitalisasi pasar S&P 500. Jika ada penurunan, dampaknya akan berlipat ganda.”

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2